Wah, Kehamilan Ternyata Bisa Menular, lho! | Menurut sebuah studi, kehamilan bagi mereka yang dapat ditransfer ke ikatan persahabatan. Meskipun dalam teori, kehamilan terjadi ketika sperma berhasil membuahi sel telur yang dihasilkan oleh tubuh wanita selama ovulasi. Jadi, bagaimana hal itu bisa terjadi?
Anda lihat, tidak menyebabkan transfer tersebut melalui kontak fisik, tetapi melalui kontak emosional.
Hasil penelitian ini menemukan bahwa jika Anda memiliki teman SMA yang sudah memiliki anak, maka Anda lebih mungkin untuk hamil segera terinfeksi hamil dalam waktu dua tahun setelahnya.
Mengapa teman peranan sangat penting dalam mempengaruhi keputusan? Studi ini menjelaskan bahwa teman ditemukan memiliki pengaruh yang kuat pada jalannya peristiwa punya bayi, tetapi efek ini jangka pendek.
Kehamilan yang dialami oleh teman kita dapat menjadi sumber nyata dari informasi untuk belajar. Terutama tentang bagaimana orang-orang zaman kita transisi dihadapkan dengan fakta bahwa orangtua. Setelah semua, kita cenderung ingin membuat kita sama dan membandingkan diri kita dengan usia kita sendiri. Misalnya, dengan berpikir, "Yah, pada usia itu, ia sudah punya anak, masa depan saya belum."
Keinginan untuk memiliki anak akan merasa begitu kuat ketika teman kami dua tahun setelah melahirkan. Sebelum jatuh keinginan.
Dengan demikian dapat disimpulkan, secara tidak sadar, berencana untuk anak-anak yang harus menjadi keputusan yang sangat pribadi, dapat dipengaruhi oleh lingkungan persahabatan.
Apakah Anda tidak terinfeksi Cara Kehamilan tersebut
Duh, bahwa, deh, Anda memutuskan untuk memiliki anak, hanya karena seorang teman yang telah menjadi orang tua. Ingat, orang tua yang merupakan tanggung jawab yang berat dan tidak dapat dilakukan hanya untuk memenuhi tuntutan sosial.
Jika Anda ingin memiliki bayi, pastikan Anda dan pasangan siap. Salah satunya adalah emosional siap. Tanda-tanda Anda secara emosional siap sebagai:
- Siap untuk membagi waktu Anda. Ketika bayi Anda tidak bisa bebas melakukan hal-hal yang telah Anda lakukan selalu dilakukan. Sekarang, waktu Anda mungkin bagian dari anak Anda.
- Menyambut anak-anak kecil. Nah, jika ada anak-anak kecil Anda segera bersemangat dan ingin dia bermain.
- Tidak begitu ngoyo dalam karir. Anda tidak bisa pergi lembur apapun dan pulang sampai larut malam karena ada hal-hal kecil yang Anda butuhkan di rumah.
- pekerjaan rumah tangga Anda harmonis. Tidak perlu menjadi pernikahan yang sempurna untuk memiliki anak. Namun, dalam harmoni di sini berarti bahwa rumah tangga Anda dalam kondisi yang baik. Tidak ada masalah serius dalam rumah tangga, seperti perselingkuhan, kekerasan dalam rumah tangga, masalah komunikasi dengan pasangan Anda, atau masalah perkawinan lainnya.
Wah, Kehamilan Ternyata Bisa Menular, lho! | Pada dasarnya kehamilan dapat diteruskan secara emosional ketika teman-teman Anda usia Anda sendiri yang sudah memiliki anak. Jika pada saat itu Anda benar-benar siap untuk menjadi orangtua, Anda dapat mulai merencanakan kehamilan.
Baca Juga :
Pakai Baju Menyusui agar Ibu Nyaman Memberikan ASI di Tempat Umum
[…] Wah, Kehamilan Ternyata Bisa Menular, lho! […]
BalasHapus